Tentang Centroid



Tentang Centroid (lagi) - Part 1.

Dalam Geographic Information System (GIS), 'Centroid' adalah 'titik berat' atau pusat geometris dari sebuah Poligon. Jika kita memotong sebuah wilayah dari karton, centroid adalah titik di mana kita bisa menyeimbangkan karton tersebut di atas ujung jari (... lebay ah).

Untuk kasus pembagian wilayah Salesman yang sering menjadi bahan diskusi kita, centroid memiliki bbrp fungsi strategis seperti berikut:

1. Penempatan Label dan Simbol yang Rapi

Fungsi yang paling sering digunakan adalah estetika. Jika kita ingin menampilkan label (nama wilayah) pada poligon, seringkali labelnya berantakan atau tidak tepat di tengah.

Fungsi: Centroid memastikan label nama Kecamatan atau Kelurahan berada tepat di pusat massa wilayah tersebut.
Aplikasi: Membuat peta distribusi yang mudah dibaca oleh manajemen tanpa teks yang saling tumpang tindih.

2. Titik Acuan Jarak (Analisis Logistik)

Dalam manajemen 'salesman', kita sering perlu menghitung 'seberapa jauh tim saya bergerak'.

Fungsi: Centroid digunakan sebagai titik awal ('0,0') untuk menghitung jarak ke titik-titik outlet atau ke pusat kota/ area lainnya.
Contoh: Menghitung jarak rata-rata dari "Pusat Kecamatan" ke seluruh toko yang ada di wilayah tersebut untuk menentukan biaya bensin atau efisiensi rute.

3. Visualisasi Data Statistik (Proportional Circles)

Daripada mewarnai seluruh wilayah (ingat peta Choropleth), 'terkadang' lebih informatif menggunakan simbol lingkaran di atas centroid.

Fungsi: kita bisa membuat lingkaran di titik centroid yang ukurannya membesar sesuai dengan jumlah penjualan atau jumlah outlet.
Aplikasi: Di peta, centroid Kelurahan yang memiliki banyak titik cokelat akan memiliki lingkaran besar, sedangkan yang sedikit akan memiliki lingkaran kecil. Ini jauh lebih mudah dipahami secara visual. Bandingkan dengan titik menggunakan ArcGIS di Power BO dengan field : Size.

4. Titik Awal Penentuan "Base Camp"

Jika seorang salesman diminta fokus di satu kecamatan, dia akan butuh titik acuan untuk mulai bekerja atau bertemu team.

Fungsi: Centroid memberikan lokasi koordinat yang paling adil secara geografis untuk dijadikan titik kumpul atau lokasi gudang sementara (depot).

Tips :

Jika kita memiliki centroid di tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Kelurahan, kita bisa menggunakannya untuk 'Hierarki Laporan'.

Contoh: kita bisa menyembunyikan poligon yang rumit dan hanya menampilkan Centroid Kecamatan dengan angka total outlet di atasnya. Ini akan membuat peta kita akan terlihat lebih profesional dan bersih.

Bagaimana cara mengubah ukuran titik centroid tersebut berdasarkan jumlah outlet yang tadi kita hitung? Dengan begitu, kamu bisa langsung melihat wilayah mana yang paling "gemuk" potensinya.... hayo pakai tools apa?

1. Cara Membuat Centroid dari Poligon (Area)

Metode ini digunakan untuk mencari titik tengah geometris dari setiap poligon (misalnya: pusat dari wilayah territory salesman).
  • Menu: Pergi ke Vector > Geometry Tools > Centroids...
  • Input Layer: Pilih layer poligon Anda.
  • Create centroid for each part: Centang ini jika Anda memiliki multipart polygon (satu data wilayah yang terdiri dari beberapa pulau/bidang terpisah) dan ingin satu titik untuk setiap bagiannya.
  • Klik Run: QGIS akan menghasilkan layer titik baru tepat di tengah-tengah poligon tersebut.

[TIPs] Penting: Untuk poligon yang bentuknya sangat tidak beraturan (seperti huruf "U" atau "C"), centroid geometris bisa saja jatuh di luar area poligon. Jika teman2 ingin titik pusat tetap berada di dalam area, gunakan tool Point on surface di Processing Toolbox.

2. Membuat Centroid dari Kumpulan Titik (Points)

Jika Anda memiliki banyak titik (misalnya lokasi toko) dan ingin mencari satu titik pusat yang mewakili kumpulan tersebut (Mean Center), gunakan langkah ini:
  • Menu: Buka Processing Toolbox (Ctrl+Alt+T).
  • Cari Tool: Ketik "Mean coordinate(s)" pada kolom pencarian.
  • Input Layer: Pilih layer titik-titik Anda.
  • Weight Field (Opsional): Jika Anda ingin titik pusat lebih condong ke lokasi dengan penjualan tinggi, pilih kolom "Omzet" atau "Volume" sebagai bobot.
  • Unique ID Field: Jika Anda ingin membuat satu pusat untuk setiap grup (misalnya: pusat per-cluster), pilih kolom kategori grupnya di sini.
  • Klik Run.

Bagaimana melihat jumlah titik Dalam Polygon?

Misalnya data outlet yang masuk ke dalam masing-masing wilayah (Kabupaten, Kecamatan, atau Kelurahan), cara yang paling akurat di QGIS bukan menghitung titik "di dalam" centroid, melainkan menghitung titik di dalam poligon (area) yang diwakili oleh centroid tersebut.

Berdasarkan daftar layer pada gambar misalnya seperti '33.74_kecamatan.geojson' dan '33.74_kelurahan.geojson', berikut adalah langkah-langkah untuk mendapatkan jumlah tersebut:

Cara 1: Menggunakan Tool "Count Points in Polygon" (Paling Mudah)

Cara ini akan menghasilkan layer baru yang memiliki kolom tambahan berisi jumlah titik di setiap wilayah.
  • Buka menu Vector > Analysis Tools > Count Points in Polygon...
  • Polygons: Pilih layer wilayah Anda (misal: 33.74_kecamatan.geojson).
  • Points: Pilih layer titik yang ingin dihitung (titik-titik cokelat kecil di peta Anda).
  • Count field name: Beri nama kolom barunya, misalnya jumlah_titik.
  • Klik Run.
Akan muncul layer baru (biasanya bernama Count). 
Klik kanan layer tersebut > Open Attribute Table. Kita akan temukan kolom jumlah_titik yang berisi angka sebaran titik per wilayah.

Cara 2: Melihat Jumlah Secara Cepat dengan Label (Visual)

Jika Anda ingin angka jumlah tersebut langsung muncul di atas centroid atau di dalam wilayah di peta:
Lakukan Cara 1 terlebih dahulu agar Anda punya data angkanya.
  • Klik kanan pada layer hasil hitungan tadi > Properties.
  • Pilih tab Labels.
  • Ubah dari No Labels menjadi Single Labels.
  • Pada bagian Value, pilih kolom jumlah_titik yang tadi dibuat .
  • Klik OK. Sekarang angka jumlah titik akan muncul di setiap wilayah.

Kenapa sebaiknya menggunakan Poligon bukan Centroid?

Secara teknis, Centroid hanyalah sebuah titik koordinat tunggal (x,y). Peluang sebuah titik data (outlet) berada tepat di atas koordinat centroid tersebut hampir nol.

Namun, jika kita tetap ingin mengaitkan titik dengan Centroid (misalnya untuk mencari outlet mana yang paling dekat ke kantor kecamatan), kita bisa menggunakan:

Tool: Vector > Data Management Tools > Join Attributes by Nearest.

Ini akan menghitung jarak setiap titik ke centroid terdekat dan kita bisa menjumlahkannya (agregasi).

Tips Tambahan:

Jika kita ingin melihat total jumlah titik secara keseluruhan yang tampil di layar, kita bisa melihat di bagian bawah jendela QGIS atau dengan klik kanan layer titik tersebut dan pilih Show Feature Count. Ini akan memunculkan angka jumlah total fitur di sebelah nama layer.

Semoga bermanfaat.
Catatan: maag saat direcord ternyata layer pane, plugin dan attribute layer tidak munclu 🫣

#centroid #pjp #fmcg #ficg
Home