Banyak organisasi mencampur-adukkan RTM, GTM, dan PJP, padahal levelnya berbeda, fungsinya berbeda, tapi saling mengunci.
Berikut penjelasan berlapis (strategic → tactical → operational) agar benang merahnya jelas. Bandingkan dengan tulisan di postingan beberapa tahun lalu (https://www.linkedin.com/posts/herry-r-munadji-981a1344_routetomarket-gotomarket-marketingstrategy-activity-6963115442945085440-A3Ny?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAlnorEBoLDjILqA_5y-G_Ab2bCCc_KtViQ) yang sengaja saya buka ruang bagi pembaca untuk berdiskusi panjang lebar terkait Total Customer Experience....
1️⃣ Go To Market (GTM)
GTM adalah tentang "Bagaimana produk masuk dan menang di pasar.” Level: Strategic / Market-facing
Apa itu GTM
GTM adalah strategi menyeluruh untuk membawa sebuah produk ke pasar dan memenangkan konsumen.
GTM akan menjawab:
- Produk apa yang dijual
- Ke siapa (segmen)
- Dengan value proposition apa
- Melalui channel apa
- Dengan pricing & promo bagaimana
- Segmentasi konsumen & channel
- Brand positioning
- Portfolio & SKU strategy
- Pricing, promo, pack
- Channel mix (GT, MT, e-commerce, HORECA)
- HIT → positioning “perlindungan keluarga”
- STELLA → emotional & lifestyle
- dsb
Intinya: GTM = strategi bagaimana memenangkan pasar
2️⃣ Route To Market (RTM)
RTM bicara tentang “Lewat jalur distribusi apa agar produk sampai ke outlet.” Level: Strategic–Tactical / Supply & Channel-facing
Apa itu RTM
RTM adalah arsitektur distribusi & penjualan:
- Siapa menjual ke siapa
- Melalui perantara apa
- Dengan struktur coverage bagaimana
RTM menjawab:
- Dari principal → distributor → outlet → konsumen
- Direct vs indirect
- Dedicated salesman vs general trade
- Coverage model per channel
Komponen utama RTM
- Struktur distributor
- Model salesforce (DSR, MDR, pre-seller)
- Channel responsibility
- Coverage rules
- Visit model per channel
- GT kecil → distributor + pre-seller
- Grosir → MDR
- Modern Trade → Key Account
- E-commerce → third party / direct
3️⃣ PJP (Permanent Journey Plan)
Yang satu ini membahas “Bagaimana salesman bergerak setiap hari.” Level: Operational / Field execution
Yang satu ini membahas “Bagaimana salesman bergerak setiap hari.” Level: Operational / Field execution
Apa itu PJP
PJP adalah implementasi lapangan dari RTM.
PJP akan memberi petunjuk tentang :
PJP adalah implementasi lapangan dari RTM.
PJP akan memberi petunjuk tentang :
- Outlet mana dikunjungi salesman A
- Hari apa
- Urutan kunjungannya
- Berapa outlet per hari
4️⃣ Hubungan Hierarkis (🔑)GTM
└── RTM
└── PJP
Penjelasan
GTM menentukan:
5️⃣ Contoh Nyata (yang sering kita temui)
Penjelasan
GTM menentukan:
- Channel mana penting
- Produk apa dijual ke channel apa
- Struktur distribusi
- Model coverage & salesforce
- Rute harian salesman
- Jadwal kunjungan nyata
5️⃣ Contoh Nyata (yang sering kita temui)
Kasus salah kaprah ❌
Kasus ideal ✅
GTM:
➡️ Strategi jalan sampai ke rak toko.
6️⃣ Analogi Sederhana

Atau versi lapangan:
GTM → apa yang mau dimenangkan
RTM → lewat siapa & jalur apa
PJP → hari ini ke toko mana dulu
7️⃣ Kenapa PJP sering jadi topik utama
Karena:
🔚 Kesimpulan
GTM tanpa RTM = strategi tanpa mesin
RTM tanpa PJP = mesin tanpa roda
PJP tanpa GTM/RTM = jalan tanpa arah
Semoga bermanfaat.
- GTM bilang: “GT prioritas”
- RTM: semua outlet GT dimasukkan ke pre-seller
- Outlet berjauhan
- Beban harian tidak realistis
- Banyak outlet “skip”
Kasus ideal ✅
GTM:
- Channel GT dibagi A/B/C
- A: weekly
- B: biweekly
- C: monthly
- Routing contiguous
- Scheduling seimbang
➡️ Strategi jalan sampai ke rak toko.
6️⃣ Analogi Sederhana
Atau versi lapangan:
GTM → apa yang mau dimenangkan
RTM → lewat siapa & jalur apa
PJP → hari ini ke toko mana dulu
7️⃣ Kenapa PJP sering jadi topik utama
Karena:
- GTM sering dibuat di HO
- RTM disusun di level manajerial
- PJP-lah yang menentukan apakah semua itu nyata atau hanya keren saat Presentasi di management
🔚 Kesimpulan
GTM tanpa RTM = strategi tanpa mesin
RTM tanpa PJP = mesin tanpa roda
PJP tanpa GTM/RTM = jalan tanpa arah
Semoga bermanfaat.
