Dan berikut ini adalah materi dasar yang disarankan, dibagi menjadi beberapa modul:
🗺️ Modul 1: Pengenalan Dasar QGIS (Wajib)
Modul ini memastikan salesman memiliki pemahaman dasar tentang perangkat lunak.Instalasi QGIS:
- Cara mengunduh dan menginstal QGIS LTR (Long Term Release).
- Pengenalan antarmuka: Panel Layer, Toolbar, Canvas Peta.
- Perbedaan antara data Vektor (Titik, Garis, Poligon) dan Raster (Citra Satelit/Basemap).
- Konsep CRS (Coordinate Reference System): Mengapa penting untuk lokasi.
Mengelola Data:
- Menambahkan Basemap: Menggunakan plugin QuickMapServices atau data online lainnya (misalnya, OpenStreetMap).
- Import Data Sales: Cara mengimpor data pelanggan atau prospek dari CSV/Excel yang memiliki koordinat $(X, Y)$ atau alamat (geocoding sederhana, jika memungkinkan).
Visualisasi Data:
- Mengatur Simbolisasi (warna, ukuran, bentuk titik) berdasarkan atribut data (misalnya, nilai penjualan, status prospek).
- Menampilkan Label (misalnya, nama pelanggan) pada peta.
🎯 Modul 2: Pemetaan Pelanggan dan Analisis Wilayah
Modul inti untuk membantu salesman memahami sebaran target mereka.Analisis Sebaran Pelanggan:
- Membuat peta sebaran pelanggan/prospek.
- Menggunakan styling Graduated atau Categorized untuk melihat klaster.
Pembagian Wilayah Penjualan (Sales Territory):
- Membuat atau mengimpor layer batas wilayah penjualan (poligon).
- Melakukan Spatial Join: Menggabungkan data pelanggan dengan wilayah penjualan untuk menghitung jumlah pelanggan di setiap wilayah.
Visualisasi Kinerja (Heatmap):
- Membuat peta Heatmap (KDE - Kernel Density Estimation) untuk mengidentifikasi area dengan konsentrasi pelanggan atau penjualan tertinggi (Hotspot Analysis).
Filter dan Query Data:
- Menggunakan Select by Expression atau Query Builder untuk memfilter pelanggan berdasarkan kriteria tertentu (misalnya, pelanggan dengan penjualan < X atau yang belum dikunjungi 3 bulan).
🚗 Modul 3: Perencanaan Rute dan Jangkauan
Modul paling praktis untuk efisiensi aktivitas lapangan.Network Analysis (Analisis Jaringan):
- Instalasi Plugin: Menginstal plugin yang relevan, seperti ORS Tools (OpenRouteService), atau QGIS Network Analysis Tool bawaan.
Perhitungan Rute:
- Menghitung Rute Terpendek/Tercepat antar beberapa titik kunjungan (menerapkan konsep Traveling Salesman Problem secara sederhana).
- Membuat urutan kunjungan yang optimal.
Analisis Jangkauan (Service Area / Isochrone):
- Membuat area jangkauan dengan jarak atau waktu tempuh tertentu dari lokasi pusat (misalnya, dalam 15 menit berkendara dari kantor). Ini berguna untuk menentukan potensi pasar dalam jangkauan mudah.
Penyimpanan dan Ekspor Rute:
- Menyimpan hasil rute dalam format yang dapat digunakan di perangkat seluler (misalnya, KML/GPX, jika memungkinkan).
📤 Modul 4: Output dan Dokumentasi
Cara mengubah hasil analisis menjadi laporan yang siap digunakan.Membuat Layout Peta:
- Menggunakan Print Layout untuk membuat peta yang profesional.
- Menambahkan elemen peta: Judul, Legenda, Skala Bar, Arah Mata Angin.
Ekspor Peta:
- Mengekspor peta sebagai gambar (PNG/JPG) atau PDF untuk laporan.
- Mengekspor data yang sudah diolah (misalnya, daftar pelanggan di wilayah X beserta rute kunjungan) kembali ke format CSV atau Shapefile.
💡 Bahan Pendukung
Data Sampel: Sediakan set data vektor dan CSV sederhana (fiksi) yang berisi:
Data Pelanggan: ID, Nama, Koordinat (Lat/Lon), Nilai Penjualan, Status Prospek.
Data Wilayah: Shapefile/GeoJSON batas wilayah administrasi atau area penjualan.
Software: Pastikan peserta menginstal QGIS Desktop (disarankan versi LTR) dan memiliki akses internet untuk mengunduh plugin.
Dengan struktur ini, Anda bisa memberikan pengetahuan dasar QGIS sekaligus keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh teamm sales dalam pekerjaan mereka.
