
Dimulai ketika tahun 2010 sering menemani boss2 dari HO yang berkunjung ke area. Seringkali saat di toko, si boss bertanya le team tentang :
- Apakah Produk A sudah ada di toko
- Kenapa produk H*t tidak ada di toko C – padahal bukan type oulet/ sembako
- Produk apa saja yang pernah di-order
- Apakah toko ini sudah registered? Belum registered belum tentu tdk ada product
- Berapa omzet bulan terakhir toko A
- Berapa omzet rata2 toko A dalam 6 bulan terakhir
- AR toko ini bagaimana? Bagus/ overdue dst?
Dalam kondisi panas, kelelahan dan perut lapar terkadang kita kesulitan menjawab pertanyaan 2 tersebut dengan baik dan benar. Mustahil kita bisa menghapal satu-satu kondisi toko dari 8000 lebih outlet yang ada di area. Celakanya, jawaban yang keluar sering ngasal. Yang penting pertanyaan bisa dijawab. Walaupun saat kemudian di-cek ke data, jawaban kita salah/ tidak sesuai kondisi sebenarnya. Dan pada akhirnya hal tsb bisa menyebabkan dibuatnya kesimpulan yang salah. Seperti misalnya :
- Barang tidak terdisitribusi dengan baik
- Toko tidak pernah dikunjungi
- Toko tidak digarap
- Dst dsb
Di sisi lain, timbul kebutuhan untuk bagaimana mengetahui dengan mudah apakah distribusi kita sudah merata. Kita cenderung lebih menyukai membaca data2 yang jumlahnya ratusan atau ribuan baris dalam file2 Excel. Tidak terpikir untuk bisa membaca data dengan cara yang lebih mudah. Yakni secara visual.
Kita butuhkan sebiah tool baru untuk itu ...